PERCAYA DIRI DAN PERSONALITY
Disusun Oleh :
Adam Rizki 163140814111016
Diah Ainun
Azizah 163140814111036
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN VOKASI
MIBM 3B
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
2017
Kata
Pengantar
Pujisyukur kami panjatkan kehadirat
Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami
sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang
alhamdulillah tepat pada waktunya yang
berjudul “Laporan Petik Madu Lebah
Malang”
Dalam penyusunan makalah ini kami menyampaikan ucapan
terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam
menyelesaikan makalah ini, khususnya kepada :
Bapak Askan
Setiabudi, ST, M.Psi ,Dosen Mata Kuliah Komunikasi Bisnis yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran dalam
pelaksanaan pengarahan, dorongan dalam rangka penyelesaian penyusunan makalah
ini
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna,
oleh karena itu kritik dan saran
dari semua pihak yang
bersifat membangun selalu kami
harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang
telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah
SWT senantiasa meridhai segala usaha kita.Amiinn.
Malang, 19 Oktober 2017
Penyusun
DAFTAR ISI
Halaman
JUDUL…………………...…………………………………..…………..…… i
KATA PENGANTAR….…………..…………………….………….…….... ii
DAFTAR ISI…………………………………………………………….…... iii
BAB I
PENDAHULUAN………………………………………....……………4
BAB II PEMBAHASAN ……………….……………………..….………...….6
BAB III PENUTUP ………………………………………………..…………..8
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Ada jutaan manusia yang berpikir,
merasa, dan yakin bahwa di dalam dirinya tidak ada keunggulan, bakat, atau
kelebihan apapun yang pantas diandalkan. Isi pikiran, isi perasaan, dan isi
keyakinan semacam itu, entah kita sadari atau tidak, lama kelamaan membentuk
sebuah kesimpulan di dalam batin, membentuk citra diri, membentuk opini tentang
diri, membentuk defenisi diri yang kita ciptakan sendiri tentang diri kita.
Rasa percaya diri adalah satu
diantara aspek-aspek kepribadian yang penting dalam kehidupan manusia. Rasa
percaya diri sangat membantu manusia dalam perkembangan kepribadiannya. Karena
itulah rasa kepercayaan diri sangat dibutuhkan manusia dalam menjalani
hidupnya.
Inferioritas merupakan kebalikan
dari superioritas (rasa percaya diri yang terlalu tinggi). Inferioritas itu
adalah minder atau rasa rendah diri. Inferioritas adalah perasaan yang relatif
tetap (persistent) tentang ketidakmampuan diri atau munculnya kecenderungan
untuk merasa kurang atau menjadi kurang sehingga tidak bisa menunjukkan
kebolehannya secara optimal.
1.2.Rumusan Masalah
1.2.1. Apa yang dimaksud dengan “Percaya Diri dan
Personality”
1.2.2. Bagaimana cara untuk meningkatkan kepercayaan diri?
1.3.Tujuan Penelitian
1.3.1. Untuk
memahami pengertian dari “Percaya Diri dan Personality”
1.3.2. Untuk meningkatkan rasa percaya diri
1.4.Metode Penulisn
Untuk menjawab rumusan masalah yang
ada, penulis melakukan dari kajian pustaka dari berbagai sumber. Data tersebut
dikumpulkan dan disusun sehingga membentuk kesatuan isi yang utuh sesuai dengan
masalah yang dibahas.
1.1 Maksud Dan Tujuan Pembuatan
Makalah
Makalah ini disusun guna memenuhi tugas dari Dosen Mata Kuliah sesuai
kompetensi dasar. Makalah ini disusun sebagai sumber pembelajaran.
adapun
maksud dan tujuan pembuatan makalah sebagai berikut:
1. Untuk
laporan tentang kita mengikuti outing.
2. Untuk
menambah pengetahuan penulis tentang budi daya ternak lebah.
3. Untuk
mengukur kemampuan mahasiswa dalam mengenmbangkan materi yang telah diberikan.
BAB I PENDAHULUAN
1.1
Maksud dan Tujuan Penulisan Makalah
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Definisi Percaya Diri dan Personality
2.2 Cara Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri
BAB III PENUTUP
BAB II
PEMBAHASAN
2.1.
Definisi Percaya Diri dan Personality
1.
Percaya Diri
Percaya diri (self-confidence) adalah kemampuan
individu untuk dapat memahami dan meyakini seluruh potensinya agar dapat
dipergunakan dalam menghadapi penyesuaian diri dengan lingkungan hidupnya.
Percaya diri adalah yakin pada kemampuan-kemampuan
sendiri, yakin pada tujuan hidupnya, dan percaya bahwa dengan akal budi orang
akan mampu melaksanakan apa yang mereka inginkan. Orang yang percaya diri
mempunyai harapan-harapan yang realistis, dan mampu menerima diri serta tetap
positif meskipun sebagian dari harapan-harapan itu tidak terpenuhi.
Berikut 6 kenyataan tentang percaya diri yang
kebanyakan orang tidak tau, yaitu;
- Percaya diri bukan berarti tidak mempunyai rasa takut
- Kepercayaan diri dipicu oleh banyaknya kegagalanyang justru mendatangkan kesuksesan
- Pandangan jangka panjang membuat lebih mudah untuk percaya diri
- Persiapan membangun keyakinan
- Kepercayaan diri itu dapat menular
- Percaya diri adalah sebuah pilihan
Menurut seorang psikolog Miskell mendefinisikan
percaya diri, menurutnya percaya diri adalah penilaian yang relatif tetap
tentang diri sendiri, mengenai kemampuan, bakat, kepemimpinan, inisiatif dan
sifat-sifat lain, serta kondisi-kondisi yang mewarnai perasaan manusia. Percaya
diri adalah kepercayaan akan kemampuan sendiri yang memadai dan menyadari kemampuan
yang dimiliki, serta dapat memanfaatkannya secara tepat.
- Personality “Kepribadian”
Personality sebuah kata yang berasal
dari bahasa latin yaitu persona yang mempunyai arti topeng atau kedok, yaitu
tutup muka yang sering digunakan oleh pemain panggung, yang dimaksudkan untuk
menggambarkan watak, perilaku atau peribadi seseorang. Sedangkan bangsa Roma,
persona adalah bagaimana seseorang tampak pada orang lain.
Kartini kartono dan Dali gulo dalam
Sharkawim (2006), personality adalah sifat dan tingkah laku khas seseorang yang
membedakannya dengan orang lain; integrasi karakteristik dari
struktur-struktur, pola [ingkah laku, minat, pendirian, kemampuan dan potensi
yang dimiliki seseroang; segala sesuatu mengenai diri seseorang sebagaimana
diketahui oleh orang lain.
Allport, memberikan definisi tentang
personality sebagai susunan sistem psikofisik yang dinamis dalam diri individu,
yang menentukan penyesuaian yang unik terhadap lingkungan. sistem psikofisik
yang dimaksud allport disini meliputi kebiasaan, sikap, nilai, keyakinan,
keadaan emosional, perasaan dan motif yang bersifat psikologis tetapi mempunyai
dasar fisik dalam kelenjar, saraf, dan keadaan fisik anak secara umum.
2.2.
Cara Untuk
Meningkatkan Kepercayaan Diri
Meningkatkan kepercayaan diri adalah sesuatu yang kita
ingin kembangkan, Kebanyakan orang sekarang menderita dari kurangnya rasa
percaya diri, yang kadang-kadang disebut sebagai harga diri rendah. Ini seperti
epidemi dalam kehidupan modern. Kita mungkin tidak menyadarinya, tetapi percaya
diri mempengaruhi kehidupan sehari-hari kita.
Misalnya, jika Anda kurang memiliki kepercayaan diri
untuk berbicara untuk diri sendiri ketika hal tertentu perlu ditangani, dapat
menyebabkan Anda merasa lebih buruk tentang diri Anda. Tidak memiliki keyakinan
tak terbendung mungkin menyebabkan Anda hanya sikat masalah off dan berharap ia
akan pergi.
Kita dapat menghibur diri sendiri dengan mengatakan
hal-hal seperti, "Aku tidak suka konflik". Secara nyata, saya tidak
berpikir sebagian besar orang menikmati konflik, tetapi ada kalanya situasi
harus ditangani. Ketika kita memancarkan percaya diri, Anda dapat menangani
situasi yang timbul dengan cara yang sesuai.
|
|
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Percaya diri
adalah hanya istilah umum untuk banyak hal. kendala emosional, humor, empati,
ketahanan, hubungan string, semua masuk ke menciptakan kepribadian yang
memancarkan kepercayaan diri.
Seseorang percaya diri
akan tahu bagaimana mengatakan hal-hal yang jujur tanpa menyakiti sentimen
lain. Seorang pria percaya diri juga tahu bagaimana untuk didengar dengan
martabat, ketika ada perbedaan pendapat. Semua ini membutuhkan latihan, tetapi
hal yang paling penting adalah keyakinan bahwa Anda dapat lebih baik. Ini adalah
landasan untuk perbaikan di dunia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar