Indikator Kepercayaan Diri
Kepercayaan
diri adalah suatu sikap atau perasaan yakin atas kemampuan diri sendiri. Suatu
keyakinan seseorang terhadap segala aspek kelebihan yang dimilikinya dan
keyakinan tersebut membuatnya mampu untuk mencapai berbagai tujuan di dalam
hidupnya.
Menumbuhkan rasa kepercayaan diri yang proposional, individu harus memulai dari dalam diri sendiri. Mengingat bahwa rasa percaya diri sangat penting untuk membatu seseorang untuk dapat meraih hasil belajar ataupun prestasi dalam hal apapun.
Beberapa indikator berikut mungkin dapat menjadi pertimbangan dalam menumbuhkan rasa percaya diri seseorang sebagai berikut:
Menumbuhkan rasa kepercayaan diri yang proposional, individu harus memulai dari dalam diri sendiri. Mengingat bahwa rasa percaya diri sangat penting untuk membatu seseorang untuk dapat meraih hasil belajar ataupun prestasi dalam hal apapun.
Beberapa indikator berikut mungkin dapat menjadi pertimbangan dalam menumbuhkan rasa percaya diri seseorang sebagai berikut:
a. Evaluasi Diri Secara Objektif
Belajar
menilai diri secara objektif dan jujur. Pelajari kendala yang selama ini menghalangi
perkembangan diri sendiri, seperti pola berfikir yang keliru, niat dan motivasi
yang lemah, kurangnya disiplin diri, kurangnya kesabaran dan ketekunan, selalu
bergantung pada orang lain atau sebab-sebab eksternal lain.
b. Penghargaan Yang Jujur Terhadap Diri
Sendiri
Sadari dan
hargailah sekecil apapun keberhasilan dan potensi yang dimiliki.
Mengabaikan/meremehkan satu saja prestasi yang pernah diraih berarti
mengabaikan atau menghilangkan satu jejak yang membantu diri sendiri dalam
menemukan jalan yang tepat menuju masa depan.
c. Positive Thinking
Cobalah
memerangi setiap asumsi prasangka atau persepsi negatif yang mencul dalam benak
diri sendiri. Semakin besar dan menyebar pola pikir negatif maka semakin sulit
dikendalikan dan dihentikan.
d. Gunakan Self-affirmation
Self-affirmation
penegasan dalam diri sendiri. Untuk memerangi pikiran negatif, gunakan
Self-affirmation yaitu berupa kata-katayang membangkitkan rasa percaya diri
contohnya, saya pasti bisa, saya bangga pada diri sendiri, saya pasti dapat,
atau saya dapat menyelesaikan tugas, dan lain sebagainya.
e. Berani Mengambil Resiko
Rasa kepercayaan diri yang
berlebihan pada umumnya tidak bersumber dari potensi diri yang ada, namun lebih
didasari oleh tekanan-tekanan yang memungkinkan datang dari orang tua dan masyarakat
hingga tanpa sadar melandasi motivasi individu untuk harus menjadi orang
sukses.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar